Memberikan afirmasi positif untuk anak bisa jadi bentuk dari pola parenting yang sangat bermanfaat. Selain memberikan makanan penuh nutrisi dan pendidikan baik, afirmasi positif juga membantu dalam perkembangan masa depan.
Hal ini sama pentingnya dengan memberikan kesejahteraan secara mental dan emosional. Dengan mendapatkan afirmasi positif atau perkataan baik akan memacu untuk semakin melakukan kebaikan, begitu juga sebaliknya.
Pengertian Afirmasi Positif untuk Anak

Bentuknya biasanya berupa kalimat yang bisa berpengaruh terhadap pikiran penerimanya, baik itu secara sadar maupun tidak. Hal tersebut akan berguna dalam memberikan pengaruh pada pola pikir, perilaku, serta kebiasaan.
Perkataan ini dapat membuat penerimanya jadi lebih percaya diri dan perkembangan emosional lebih baik. Berdasarkan KBBI, kata ini mempunyai arti sebagai penetapan positif. Selain itu, juga mempunyai arti sebagai pengakuan serta pernyataan.
Secara konteks, kata ini mempunyai arti sebagai pernyataan yang baik pada diri sendiri maupun orang lain. Dalam hal ini adalah anak sebagai bagian pola asuh dari orang tua untuk memberikan motivasi.
Afirmasi positif untuk anak berguna dalam membangun kepribadian yang baik sekaligus motivasi dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Salah satu contohnya adalah dengan mengubah kata “jangan” menjadi ajakan.
Seperti dari mulanya “Jangan berlari” menjadi “Adek jalannya pelan saja ya”. Melalui perkataan tersebut, harapannya adalah membantu anak berubah menjadi lebih baik.
Kenali Pentingnya Afirmasi pada Anak
Seperti orang pada kebanyakan, pemberian kalimat positif dapat membuat anak merasakan hal itu pada diri sendiri. Kelompok usia ini biasanya memiliki kebiasaan memperhatikan serta mendengarkan perkataan orang lain di sekitarnya.
Oleh sebab itu, pemberian pernyataan ini memberikan peranan sangat penting terutama dalam tumbuh kembang. Berikut beberapa peranan penting afirmasi positif untuk anak yang perlu para orang tua ketahui:
1. Menjadi Lebih Percaya Diri
Melalui pernyataan positif yang diberikan orang tua, besar kemungkinan memberikan perasaan percaya diri terutama dalam menghadapi kehidupan. Ketika orang dewasa memberikan perkataan yang kuat, yang mendengarkannya akan lebih bisa menghadapi tantangan baru.
Afirmasi tidak hanya kalimat namun juga suatu hal yang berkontribusi terhadap pola pikir serta berkembang. Termasuk membantu membentuk jati diri anak itu nantinya.
2. Membangun Ketangguhan
Peranan penting berikutnya membangunkan pribadi yang tangguh. Memberikan umpan balik secara positif tentang pencapaian maupun upaya jadi cara baik untuk membangun ketangguhan.
Memberikan afirmasi positif untuk anak dapat menjadi bentuk dukungan dalam memotivasi agar semakin maju dan berkembang. Ketika orang tua memberikan dorongan maupun keyakinan, peluang untuk mencapai tujuan juga akan semakin baik.
3. Membentuk Pikiran dan Perilaku yang Baik
Peranan selanjutnya adalah dapat membantu membentuk pikiran dan perilaku positif. Ketika orang tua memberikan afirmasi secara positif menjadi bentuk latihan bagi anak agar selalu bersyukur.
Memberikan kalimat positif setiap harinya membantu anak untuk mengenali hal-hal tersebut secara baik. Dengan begitu dapat membantu agar lebih berfokus pada hal yang dapat dilakukan daripada tidak bisa dilakukan.
Selain memberikan fokus secara tepat serta bentuk apresiasi, perkataan ini juga berguna mendorong untuk menemukan hal baik dalam hidup. Cara tersebut membantu melatih ketrampilan hidup.
4. Melawan Pikiran dan Perilaku Negatif
Melalui pemberian afirmasi positif untuk anak berguna dalam melawan hal-hal negatif yang mungkin akan ditemui. Memberikan pernyataan secara baik membantu dalam mengatasi tantangan.
Selain itu, pemberian perkataan baik secara teratur membantu menjaga harga diri serta mengenali kekuatan. Berperan juga dalam mengembangkan pandangan lebih sehat serta tantangan untuk diri sendiri.
Pola asuh melalui pemberian kata baik secara teratur bermanfaat besar untuk perkembangan emosi dan kesehatan mental. Namun sebaiknya, pemberian afirmasi tidak terlalu berlebihan dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
Cara Membiasakan Mengucapkan Kalimat Positif
Bagi orang tua sangat penting membiasakan mengucapkan kata-kata baik. Karena perkataan tersebut dapat membentuk pola pikir hingga kepribadian sehingga sangat penting diperhatikan.
Melalui afirmasi positif untuk anak membantu mengembangkan kecerdasan emosi serta memberikan rasa aman agar dapat tumbuh sehat. Orang tua dapat mencoba melatih memberikan perkataan baik melalui beberapa cara.
Meski mungkin awalnya tidak mudah, namun pemberian kalimat positif dapat memberi dampak cukup besar dalam kehidupan dan masa depan dari sang buah hati. Berikut beberapa cara bagi orang tua agar bisa membiasakan diri mengucapkan kalimat baik bagi sang buah hati:
- Mengubah Kata Jangan
Mengubah kata jangan atau melarang buah hati dapat menjadi upaya pemberian afirmasi positif. Orang tua dapat mengganti kata jangan dengan ajakan atau masukan bagi anak. - Memberikan Apresiasi
Cara berikutnya adalah dengan selalu memberikan apresiasi. Pemberian apresiasi ini membantu buah hati untuk memahami tindakannya. Selain melalui perkataan, pemberian apresiasi juga dapat melalui tindakan seperti tersenyum atau memeluk. - Tidak Membuat Perbandingan
Afirmasi positif selanjutnya yaitu dengan tidak membandingkan. Seperti halnya orang dewasa, anak tentunya tidak suka dibandingkan. Daripada membandingkan dengan orang lain, orang tua dapat mulai memantau kemampuan serta memberikan dukungan terhadap bakat.
Bentuk dari afirmasi positif tidak hanya bisa berupa kata-kata, namun juga tindakan maupun ekspresi wajah. Menggunakan afirmasi positif untuk anak dapat menjadi bentuk pola asuh dalam hal mendukung perkembangan emosi dan mental agar semakin baik.