Kucing merupakan salah satu jenis hewan mungil dengan berbagai tingkah lucu yang sering dilakukannya, namun apakah kalian mengetahui arti bahasa tubuh kucing?

Ekspresi hewan berbulu ini memang lebih minim ditunjukkan daripada anjing. Oleh karena itu, Anda perlu memperhatikan gerak-gerik tubuhnya untuk memahami hal yang berusaha mereka sampaikan. Tenang saja, semua akan dibahas kali ini!

5 Bahasa Tubuh Kucing yang Kerap Ditunjukkan, Apa Artinya?

Bahasa tubuh kucing ini ternyata menandakan perasaan dan keadaan mereka, mari perhatikan!

Hewan yang menjadi pilihan banyak orang sebagai teman bermain ini memiliki bahasa komunikasi sendiri. Mulai dari suara hingga kebiasaannya, terdapat arti hingga menunjukkan masalah kesehatan yang dialami. Oleh karena itu, mari simak faktanya di bawah ini.

  • Headbutting

Headbutting atau gerakan menandukkan kepala adalah bahasa tubuh yang kerap diperlihatkan hewan ini. Bukan menandakan kemarahan, headbutting berarti tanda kasih sayang hewan berbulu ini kepada pemiliknya.

Pada kesempatan lain, headbutting juga menandakan permintaan untuk diperhatikan. Bahasa tubuh ini memang cukup unik dan kerap disalahartikan. Jadi, jangan abaikan sinyal komunikasi ini dari teman berbulu Anda, ya!

  • Menggaruk dan Menggeliat

Mamalia dari famili Felidae ini juga kerap menunjukkan tingkah menggaruk dan menggeliat. Tindakan menggaruk-garuk ini memperlihatkan dominasi yang ia miliki. Sebagai hewan karnivora, pergerakan ini juga digunakan untuk menandai wilayah yang menjadi kekuasaan mereka.

Sementara itu, bahasa tubuh menggeliat menandakan hewan ini ada pada suasana yang nyaman dan rileks. Namun, pada beberapa kesempatan hal ini digunakan untuk menghindari konfrontasi dengan hewan lain.

  • Mengarahkan Telinga ke Depan

Selanjutnya, hewan gemas ini juga kerap mengarahkan telinganya ke depan. Terlihat menggemaskan, tetapi ini adalah sinyal kemarahan mereka. Jika kucing melakukan hal ini, artinya ia tidak mau diganggu.

Pada posisi ini, mereka sedang melakukan upaya kewaspadaan terhadap Anda. Bahkan, ada kemungkinan bahwa Anda akan dicakar atau digigit. Jadi, perhatikan setiap gerak-gerik ini, ya!

  • Bahasa Ekor dan Mata

Bahasa ekor adalah salah satu yang paling sering diperlihatkan oleh hewan ini. Posisi ekor memang menandakan perasaan dan kondisi hewan kesayangan Anda. Ekor yang berdiri tegak menunjukkan perasaan yang senang.

Sebaliknya, ekor yang menurun dan berada di antara kakinya menunjukkan rasa takut dan tidak nyaman. Selain ekor, mata juga membantu hewan ini menunjukkan perasaannya.

Mata yang terbuka lebar dengan pupil mengecil menandakan suasana senang dan rileks. Namun, pupil mata yang membesar menandakan hewan imut ini sedang cemas dan merasa dalam bahaya.

  • Berguling di Tanah

Hewan kesayangan Anda ini sering berguling-guling di tanah? Ini bukanlah tanda dari masalah kesehatan. Perilaku menggulingkan badan berulang-ulang menandakan ia bosan dan ingin bermain bersama.

Perilaku ini hanya akan ditunjukkan jika mereka sudah sangat percaya dengan manusia. Dalam kesempatan lain, mereka juga berguling di tanah untuk menarik perhatian lawan jenisnya. Bagaimana? Fakta yang unik, bukan?

Hewan menggemaskan ini memang kerap membuat Anda bertanya-tanya dengan tingkahnya. Ternyata, setiap perilaku yang ditunjukkan memang memiliki arti tertentu. Jadi, mari perhatikan hewan kesayangan untuk mengetahui setiap hal yang coba mereka sampaikan.

Bahasa tubuh kucing di atas merupakan perilaku umum yang dapat dengan mudah Anda jumpai. Meski begitu, terdapat beberapa faktor yang bisa mempengaruhi perilakunya, seperti ras hingga bertambahnya usia hewan ini. Oleh karena itu, mari perhatikan tingkah unik dari bahasa tubuh hewan ini, ya!

Categories: Lifestyle